Radio Harmoni FM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar melakukan penandatangan perjanjian kerja sama (PKS) dengan 5 stakeholder. Pelaksanaan PKS dilaksanakan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Takalar, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, BNK Kabupaten Takalar, PKBM Satria Galesong, dan Yayasan Kristen Indonesia (YASKI). Kegiatan ini disaksikan langsung Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Bapak Rudi Fernando Sianturi, di ruang aula Lapas, Selasa (3/2/2026).
Kepala Lapas Takalar, Bapak Mansur, mengatakan jika Penandatanganan PKS ini merupakan upaya untuk memaksimalkan pembinaan di Lapas Takalar. “Jujur, kami di Pemasyarakatan kalau tidak dibantu oleh Pemda dan pihak ketiga, pembinaan di kami tidak akan maksimal. Oleh karena itu, kolaborasi dan kerja sama memang harus kami bangun.” ujar Mansur.
Beliau juga menambahkan jika selain penandatanganan PKS, Lapas Takalar juga meresmikan Klinik Prima Lapas Takalar, Cafe Globalpas, dan pusat , kebugaran. “Kami sediakan Cafe sebagai sarana edukatif bagi Warga Binaan. Ada juga pusat kebugaran untuk menjaga kesehatan serta Klinik Prima untuk memaksimalkan layanan kesehatan bagi Warga Binaan,” tambahnya.
Melalui sambutan Kakanwil Ditjenpas Sulsel, Bapak Rudi Fernando Sianturi, mengatakan jika penandatanganan PKS menunjukkan jika pembinaan di Lapas tidak bisa berjalan sendiri, tapi dibutuhkan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak baik pemerintah daerah, instansi terkait, maupun unsur masyarakat. “Dengan adanya kerja sama ini, maka kita berharap pembinaan Warga Binaan di Lapas dapat berjalan lebih terarah, menyentuh berbagai aspek, mulai dari pencegahan penyalahgunaan narkoba, pendidikan, keterampilan kerja, hingga pembinaan keagamaan dan sosial,” ujarnya.
Rudi Fernando Sianturi, menambahkan Peresmian Sarana Olahraga Fitnesss Centre “Laskar Gym”, Klinik Prima serta sarana pembinaan kemandirian “Globalpas Cafe” merupakan langkah nyata dalam mendukung proses pembinaan yang menyeluruh. “Sarana olahraga diharapkan dapat menjaga kesehatan dan kebugaran warga binaan, klinik memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada warga binaan, sementara Globaspas Cafe menjadi wadah pembinaan kemandirian dan keterampilan kerja yang sangat bermanfaat sebagai bekal setelah mereka kembali ke masyarakat,” tambahnya.
Terakhir Rudi Fernando Sianturi, berharap bahwa seluruh sarana yang diresmikan ini, dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, dijaga dan dirawat bersama, serta benar-benar memberikan manfaat bagi Warga Binaan dan petugas. “Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Lapas Kelas IIB Takalar beserta seluruh jajaran atas kerja keras, dedikasi, dan inovasi yang telah dilakukan. Mari kita terus memperkuat kebersamaan, sinergi, dan komitmen dalam mewujudkan pemasyarakatan yang lebih manusiawi, bermanfaat, dan berorientasi pada pembinaan serta perubahan ke arah yang lebih baik,” tandasnya.
